Pembahasan KIMIA ERLANGGA Kelas 12 Unsur Periode Ketiga Latihan 5.5

Pembahasan KIMIA ERLANGGA Kelas 12 Unsur Periode Ketiga Latihan 5.5

09:11 0

Pembahasan Kimia Kelas 12 Latihan 5.5

Soal No. 1
Belerang dikenal mempunyai dua alotropi, tuliskan kedua alotropi tersebut. Pada suhu 96o, kedua alotropi tersebut berada dalam keadaan enantiotropi. Jelaskan yang dimaksud dengan enantiotropi.

PEMBAHASAN
enantiotropi yaitu dua bentuk kristal alotropi dalam keadaan yang setimbang
S8 (monoklin) → S8 (rhombis) (pada suhu 96oC)

Soal No. 2
Belerang diperoleh dengan proses Frasch serta pengolahan gas alam yang mengandung H2S. Bagaimana cara mendapatkan belerang dari gas alam yang mengandung H2S?

PEMBAHASAN
Mendapatkan belerang dari gas alam yaitu dengan mereaksikan gas H2S dengan gas SO2:
S(g) + O2(g) → SO2(g)
2H2S(g) + SO2(g) → 3S(s) + 2H2O(l)

Soal No. 3
Proses Frasch sebenarnya hanya memanfaatkan titik leleh belerang yang rendah. Jelaskan pernyataan tersebut.

PEMBAHASAN
Karena titik leleh belerang rendah, maka belerang dipompa menggunakan air super panas bertekanan tinggi, sehingga belerang akan meleleh dan keluar dari pori-pori tanah dan membeku di permukaan tanah

Soal No. 4
Reaksi manakah yang merupakan tahap penentu pada proses kontak? mengapa demikian?

PEMBAHASAN
Proses yang paling menentukan yaitu Oksidasi SO2 menjadi SO3 karena reaksi tersebut menyangkut kesetimbangan yang perlu penanganan khusus supaya hasil reaksi optimum dan tidak terurai kembali

Soal No.5
Bagaimana kondisi (tekanan dan suhu) yang paling baik untuk proses kontak sehingga dihasilkan H2SO4 secara optimum? Mengapa tidak dilakukan pada tekanan setinggi-tingginya dan pada suhu serendah mungkin?

PEMBAHASAN
Kondisi tekanan di lakukan pada 1 atm dan suhu yang rendah. Jika tekanan dinaikkan akan menyebabkan kenaikan jumlah produk yang kurang berarti jika dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Jika suhu diturunkan serendah mungkin akan menyebabkan reaksi berjalan 

NEXT PAGE : 1 2 3 4 5
Pembahasan KIMIA ERLANGGA Kelas 12 Latihan 5.4

Pembahasan KIMIA ERLANGGA Kelas 12 Latihan 5.4

13:07 0

Pembahasan Unsur Periode Ketiga Latihan 5.4

Soal No. 1
Tuliskan keberadaan fosfor di alam dan jelaskan cara memisahkan fosfor dari senyawanya

PEMBAHASAN
Fosfor di alam terdapat sebagai mineral apatit Ca9(PO4)6 (X = F, Cl, atau OH) dan batuan fosfat Ca3(PO4)2. Fosfor dipisahkan dari senyawanya dengan cara mereduksi batuan fosfat dengan SiO2 dan karbon

2Ca3(PO4)2 + 6SiO2 + 10C → P4 + 6CaSiO3 + 10CO

Soal No. 2
Tuliskan bentuk alotropi dari fosfor yang anda ketahui. Manakah yang paling reaktif diantara alotropi tersebut?

PEMBAHASAN
Alotropi dari fosfor yaitu fosfor merah dan fosfor putih. Fosfor putih lebih reaktif dibanding fosfor merah

Soal No. 3
Bagaimana cara menyimpan fosfor? Mengapa demikian?

PEMBAHASAN
Fosfor disimpan di dalam air karena fosfor larut dalam CS2 dan pelarut organik yang lain, tetapi tidak larut dalam air. Sehingga di simpan di dalam air

Soal No. 4
Fosfor digunakan untuk membuat ujung batang korek api, Jelaskan sifat yang mendasari kegunaan fosofor tersebut

PEMBAHASAN
Fosfor merah digunakan untuk membuat korek api hal ini karena fosfor mudah terbakar di udara membentuk fosfor (V) oksida

P4(s) + 5O2(g) → P4O10(g)

Soal No. 5
Salah satu senyawa fosofor yang penting adalah asam fosfat. Tuliskan kegunaan asam fosfat dalam industri

PEMBAHASAN
asam fosfat digunakan dalam industri logam untuk mencegah karat pada besi. Asam fosfat juga digunakan dalam industri pupuk

NEXT PAGE : 1 2 3 4 5
Pembahasan KIMIA ERLANGGA KELAS XII Unsur Periode Ketiga Latihan 5.3

Pembahasan KIMIA ERLANGGA KELAS XII Unsur Periode Ketiga Latihan 5.3

09:04 0

Pembahasan Kimia Kelas 12 Latihan 5.3

Soal No. 1
Tuliskan keberadaan silikon di alam

PEMBAHASAN :
Silikon tersebar di kerak bumi sebagai mineral silikat dan silikon dioksida atau kuarsa (SiO2)

Soal No. 2
Bagaimana cara memisahkan silikon dan kuarsa? Tuliskan reaksinya.

PEMBAHASAN :
Silikon dipisahkan dari kuarsa dengan cara mereduksi SiO2 dengan menggunakan karbon atau kalsium karbida
SiO2(s) + C(s) → Si(s) + CO2(g)

Soal No. 3
Silikon bersifat semikonduktor. Jelaskan yang dimaksud dengan semikonduktor

PEMBAHASAN :
Semikonduktor adalah suatu unsur yang dalam kondisi normal tidak menghantar listrik, tetapi dapat menghantar listrik dengan suhu atau dengan pengotoran unsur tertentu

Soal No. 4
Beberapa jenis senyawa silikon yang penting adalah silikat dan siloksan. Jelaskan yang dimaksud dengan kedua senyawa tersebut serta tuliskan kegunaannya masing-masing

PEMBAHASAN :
Silikat (SiO32-)n digunakan sebagai bahan untuk membuat kaca, fiber glass dan serat optik. Sedangkan siloksan (C6H5)3SiOSi(C6H5)3) bermanfaat dalam operasi plastik, pelarut, pembersih, bahan mengkilap (semir sepatu.

Soal No. 5
Apa yang dimaksud dengan serat optik dan fiberglass? Jelaskan kegunaannya

PEMBAHASAN :
Serat optik yaitu sejenis kabel yang dibuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sedangkan fiber glass yaitu kaca cair yang ditarik sehingga menjadi serat tipis dengan diameter 0,005 mm – 0,01 mm. 

Jika dipintal bermanfaat menjadi benang atau ditenun menjadi kain, yang kemudian diresapi dengan resin sehingga menjadi bahan yang kuat dan tahan korosi untuk digunakan sebagai badan mobil dan bangunan kapal.

NEXT PAGE : 1 2 3 4 5

Contoh soal dan Pembahasan Peluang Kelas 11

05:02 0

Contoh soal dan pembahasan peluang

Soal No. 1
Dalam percobaan pelemparan sebuah dadu setimbang, K menyatakan kejadian munculnya mata dadu bilangan genap. Peluang kejadian K adalah...
A. 1/6
B. 1/4
C. 1/3
D. 1/2
E. 1/4

Pembahasan
nK = 3
nS = 6
Sehingga PK = nK / nS = 3/6 = 1/2
Jawaban: D

Soal No. 2
Dari 5 orang akan dipilih 3 orang untuk menjadi pengurus RT yang terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara. Tentukan banyaknya cara pemilihan yang mungkin.

Pembahasan
contoh soal dan pembahasan peluang kelas 11
Jadi, banyaknya cara pemilihan adalah 60 cara.


Soal No. 3
Misal kita mempunyai 10 kartu yang bernomor 1 sampai 10. Jika satu kartu diambil secara acak, maka peluang terambiladalah kartu bernomor bilangan prima adalah...
A. 4/5
B. 3/5
C. 1/2
D. 3/10
E. 2/5

Pembahasan
nK = 5
nS = 10
maka PK = nK / nS = 5/10 = 1/2
Jawaban: C

Soal No. 4
Tentukan banyaknya susunan yang dapat dibuat dari kata “MATEMATIKA”

Pembahasan
n = 10 ; M = 2; A = 3 ; T = 2


Jadi, banyaknya susunan kata yang dapat dibuat ada 151.200 buah.

Soal No. 5
Pada suatu rapat dihadiri oleh 6 orang yang duudk mengelilingi sebuah meja bundar. Berapa banyak susunan duduk yang dapat terjadi?

Pembahasan
P = (n-1)!
= (6-1)!
= 5!
= 5 x 4 x 3 x 2 x 1
= 120
Jadi, banyaknya susunan duduk yang dapat terjadi ada 120 cara

Soal No. 6
Seorang siswa memegang kartu remi yang berjumlah 52 buah dan meminta temannya untuk mengambil sebuah kartu secara acak. Peluang terambilnya kartu hati adalah....
A. 1/52
B. 1/13
C. 9 / 52
D. 1/4
E. 1/3

Pembahasan
nK = 13
nS = 52
Jadi PK = nK / nS = 13/52 = 1/4
Jawaban: D

Soal No. 7
Dalam sebuah kelompok 30 siswa, 10 orang suka matematika, 15 orang suka Fisika dan 5 orang suka kedua-duanya. Jika dipilih satu orang dari kelompok tersebut, tentukan peluang yang terpilih itu:
a) suka matematika dan fisika
b) suka matematika atau fisika

Pembahasan
A = kejadian yang terpilih suka matematika
B = kejadian yang terpilih suka fisika
P(A) = 10/30
P(B) = 15/30

a) suka matematika dan fisika
yang suka matematika dan fisika ada 5 orang, dari 30 anak
P(A∩B) = 5/30

b) suka matematika atau fisika
P(A∪B) = P(A) + P(B) − P(A∩B) 
= 10/30 + 15/30 − 5/30
= 20/30

Soal No. 8
Kotak I berisi 2 bola merah dan 3 bola putih. Kotak II berisi 5 bola merah dan 3 bola putih. Dari masing-masing kotak diambil 1 bola. Peluang bola yang terambil bola merah dari kotak I dan bola putih dari kotak II adalah....
A. 1/40
B. 3/20
C. 3/8
D. 2/5
E. 31/40

Pembahasan
P(A) = peluang terambil bola merah dari kotak I.
Dalam kotak I ada 2 bola merah dari 5 bola yang ada di kotak A. Sehingga peluang terambilnya bola merah dari kotak I adalah
P(A) = 2/5

P(B) = peluang terambil bola putih dari kotak II. 
Dalam kotak II ada 3 bola putih dari 8 bola yang ada di kotak II. Sehingga peluang terambilnya bola putih dari kotak II adalah 
P (B) = 3/8

Peluang bola yang terambil bola merah dari kotak I dan bola putih dari kotak II adalah
P(A∩B) = P(A) × P(B)
= 2/5 × 3/8
= 6/40
= 3/20

Penjelasan panjangnya sebagai berikut:


Isi kotak I adalah 2 merah, 3 putih. Beri nama sebagai:
M1, M2, P1, P2, P3.

Isi kotak II adalah 5 merah, 3 putih:
m1, m2, m3, m4, m5, p1, p2, p3 (biar beda hurufnya kecil) 

Menentukan Ruang sampelnya
Jumlah titik sampelnya ada 40, jadi n(S) = 40. Dapatnya dari 5 x 8 = 40. Diagram pohonnya jika perlu seperti berikut:
M1, M2, P1, P2, P3 di kotak I dan pasangannya dari kotak II: 


S ={(M1, m1), (M1, m2), (M1, m3), (M1, m4), (M1, m5), (M1, p1), (M1, p2), (M1, p3), (M2, m1),..............., (P3, p2), (P3, p3) }
n(S) = 40

A = terambil bola merah dari kotak I.
A = {(M1, m1), (M1, m2), (M1, m3), (M1, m4), (M1, m5), (M1, p1), (M1, p2), (M1, p3), (M2, m1), (M2, m2), (M2, m3), (M2, m4), (M2, m5), (M2, p1), (M2, p2), (M2, p3) } 
n(A) = 16
Sehingga P(A) = 16/40

B = terambil bola putih dari kotak II
B = {(M1, p1), (M1, p2), (M1, p3), (M2, p1), (M2, p2), (M2, p3), (P1, p1), (P1, p2), (P1, p3), (P2, p1), (P2, p2), (P2, p3), (P3, p1), (P3, p2), (P3, p3)}
n(B) = 15
Jadi P(B) = 15/40

Irisan antara A dan B (yang sama):
A ∩ B = {(M1, p1), (M1, p2), (M1, p3), (M2, p1), (M2, p2), (M2, p3} 
n(A ∩ B ) = 6
Sehingga P(A ∩ B ) = 6/40 = 3/20

catatan
Untuk
P (A ∩ B) = P(A) × P(B) 

Dinamakan kejadian saling bebas.

Soal No. 9
Sebuah dadu dan sekeping uang logam dilemparkan sekali bersama-sama di atas meja. Peluang munculnya mata dadu lima dan angka pada uang logam adalah...
A. 1/24
B. 1/12
C. 1/8
D. 2/3
E. 5/6

Pembahasan
A = kejadian munculnya angka 5 pada pelemparan dadu.
Ruang sampel pada pelemparan dadu S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}
Diperoleh
n(S) = 6
n(A) = 1
Sehingga P(A) = 1/6

B = kejadian munculnya angka pada pelemparan uang logam.
Ruang sampel pada pelemparan dadu S = {A, G} dengan A = angka, G = Gambar
n(S) = 2
n(B) = 1
Sehingga P(B) = 1/2

Peluang munculnya mata dadu lima dan angka pada uang logam dengan demikian adalah
P(A∩B) = P(A) × P(B) 
= 1/6 × 1/2 = 1/12

Soal No. 10
Dalam sebuah keranjang A yang berisi 10 buah jeruk, 2 buah jeruk diantaranya busuk, sedangkan dalam keranjang B yang berisi 15 buah salak, 3 diantaranya busuk. Ibu menghendaki 5 buah jeruk dan 5 buah salak yang baik, peluangnya adalah....
A. 16/273
B. 26/273
C. 42/273
D. 48/273
E. 56/273

Pembahasan
10 buah jeruk di keranjang A, 2 buah busuk, artinya 8 yang bagus.
15 buah salak di keranjang B, 3 buah busuk, artinya 12 yang bagus.
A : kejadian terpilih 5 jeruk bagus dari keranjang A.
B : kejadian terpilih 5 salak bagus dari keranjang B.

Menentukan peluang dari kejadian A
Pengambilan 5 buah jeruk dari 10 buah jeruk yang ada di keranjang A, menghasilkan banyak cara (titik sampel)  sejumlah 
Sementara itu pengambilan 5 buah jeruk bagus dari 8 jeruk bagus yang ada di keranjang A menghasilkan cara sejumlah
Sehingga peluang terpilih 5 jeruk bagus dari keranjang A 
Menentukan peluang dari kejadian B
Pengambilan 5 buah salak dari 15 buah salak yang ada di keranjang B, menghasilkan banyak cara sejumlah 
Sementara itu pengambilan 5 buah salak bagus dari 12 salak bagus yang ada di keranjang A menghasilkan cara sejumlah 
Sehingga peluang terpilih 5 salak bagus dari keranjang B 
Sehingga peluang terpilih 5 jeruk bagus dari keranjang A dan 5 salak bagus dari keranjang B

Sekian ya contoh soal dan pembahasan materi statistika kela 11 semoga dapat membantu.

Contoh Soal dan Pembahasan Limit Fungsi Trigonometri Kelas 11

19:16 0

Limit fungsi Trigonometri Kelas 11

Soal No. 1
Tentukan hasil dari soal limit berikut


Pembahasan
Cara pertama dengan rumus yang ada diatas, sehingga langsung didapatkan 



atau dengan cara kedua yang lebih panjang, memakai turunan, 3x turunkan jadi 3 dan sin 4x turunkan jadi 4 cos 4x, kemudian ganti x dengan nol 



Soal No. 2
Tentukan hasil dari soal limit berikut


Pembahasan
Seperti nomor 1 


Soal No. 3
Tentukan hasil dari soal limit berikut


Pembahasan
Seperti nomor 1 juga 



Soal No. 4
Tentukan nilai dari:



Pembahasan
Perhatikan rumus limit berikut: 



Diperoleh 



Soal No. 5
Tentukan hasil dari soal limit berikut


Pembahasan
Identitas trigonometri berikut diperlukan 



Setelah diubah bentuknya gunakan rumus dasar di atas 


Soal No. 6
Pembahasan

Soal No. 7
Pembahasan
Soal No. 8


Pembahasan

Soal No. 9


Pembahasan
Soal No. 10


Pembahasan

baca juga : Soal dan pembahasan limit Fungsi Aljabar

Sekian ya pembahasan tentang limit fungsi trigonometri. semoga dapat membantu teman-teman semua.

Contoh Soal dan Pembahasan Limit Fungsi Aljabar Kelas 11

18:50 0

Soal Limit Fungsi Aljabar Kelas 11

Soal No. 1

Contoh Soal dan Pembahasan Limit Fungsi Aljabar Kelas 11

PEMBAHASAN
Limit aljabar bentuk 


Substitusikan saja nilai x, 


Berikutnya dilanjutkan dengan tipe metode turunan yaitu limit x menuju angka tertentu dimana jika disubstitusikan langsung mendapatkan hasil yang tak tentu.

Soal No. 2
Tentukan nilai dari


PEMBAHASAN
Jika angka 2 kita substitusikan ke x, maka akan diperoleh hasil 0/0 (termasuk bentuk tak tentu), sehingga selesaikan dengan metode turunan saja.


Soal No. 3
Tentukan nilai dari


PEMBAHASAN
Masih menggunakan turunan 


Soal No. 4
Nilai dari 
PEMBAHASAN

Soal No. 5
Nilai dari 

PEMBAHASAN


Soal No. 6


PEMBAHASAN



Soal No. 7  


PEMBAHASAN

Soal No. 8  


PEMBAHASAN


Soal No. 9


PEMBAHASAN